Mengenal Ratu Ghania Fariza, Penari Jaipong Cilik Asal Sukabumi yang Berprestasi hingga Tingkat Jawa Barat

Bogor, Infobogor.net – Dunia seni tari tradisional Jawa Barat kembali melahirkan talenta muda berbakat. Ia adalah Ratu Ghania Fariza, siswi kelas 2 SD Aisyiyah Kota Sukabumi yang kini tengah menjadi sorotan berkat deretan prestasinya di bidang tari Jaipong dan berbagai perlombaan lainnya.
Gadis kecil kelahiran Bandung, 28 November 2017 ini membuktikan bahwa usia bukan penghalang untuk melestarikan budaya sekaligus mengukir prestasi gemilang. Meski baru mendalami seni tari Jaipong secara serius selama kurang lebih enam bulan, Ratu telah berhasil menyabet berbagai penghargaan bergengsi, termasuk yang terbaru di tingkat regional.
Borong Prestasi di Awal Tahun 2026
Mengawali tahun 2026, Ratu Ghania Fariza sukses menunjukkan taringnya di kancah persaingan tari tradisional. Ia berhasil meraih Juara 1 Piala Walikota Bogor dalam lomba tari kreasi kategori A di BTM Bogor.
Tak berhenti di situ, ia juga membawa pulang gelar Juara 1 Pasanggiri Kategori A dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) & HUT PWI ke-80 yang digelar di Jambu Dua, Bogor.
Prestasi ini menambah panjang daftar pencapaiannya di tahun sebelumnya, di mana ia juga meraih Juara 1 Pasanggiri Jaipong Tunggal tingkat Jawa Barat (kategori A) di Ramayana Kota Sukabumi tahun 2025.
Saat ditemui pada Minggu (8/2/2026), Ratu mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian tersebut. Ia mengaku kecintaannya pada dunia seni sudah tumbuh sejak duduk di bangku taman kanak-kanak.
“Aku memang senang menari dan menyanyi dari TK. Dulu sering tampil di acara 17 Agustus-an di kantor desa. Sekarang senang sekali bisa menang lomba Jaipong di Bogor dan Sukabumi,” ujar Ratu dengan raut wajah ceria.
Keseimbangan Antara Seni dan Akademik
Di balik kelincahannya menari di atas panggung, Ratu adalah siswi yang memiliki motivasi belajar tinggi. Di sekolahnya, SD Aisyiyah Kota Sukabumi, ia konsisten mempertahankan prestasi akademiknya dengan selalu menempati peringkat kedua sejak kelas 1 hingga kelas 2.
Tidak hanya berbakat di seni tari, anak ketiga dari dua bersaudara ini juga aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler Tahfiz Qur’an dan berenang. Keseimbangan antara kegiatan spiritual, fisik, dan seni inilah yang membentuk karakter disiplin dalam dirinya.
Ratu menyebutkan bahwa semangatnya dalam berlatih didorong oleh keinginan untuk terus belajar. Hal ini sejalan dengan motto hidup yang ia pegang teguh.
“Motto aku, tidak akan pernah lelah belajar dan berlatih hal yang positif untuk meraih kesuksesan ke depan,” tuturnya mantap.
Cita-Cita Menjadi Dokter Militer
Meski kini dikenal sebagai penari Jaipong cilik yang handal, Ratu memiliki impian besar untuk masa depannya. Terinspirasi dari sosok sang ayah yang bertugas sebagai tenaga medis di kesehatan militer, Ratu bercita-cita ingin menjadi seorang Dokter Militer.
“Ke depan aku ingin jadi dokter militer, mau mengikuti jejak Ayah,” ungkapnya.
Perjalanan Ratu Ghania Fariza menjadi bukti nyata bahwa dukungan keluarga dan ketekunan dalam berlatih dapat membuahkan hasil luar biasa. Dengan semangat yang meluap, penari cilik asal Sukabumi ini diharapkan terus menginspirasi generasi muda lainnya untuk mencintai budaya lokal tanpa mengesampingkan pendidikan formal.
Daftar Prestasi Ratu Ghania Fariza:
* 2023: Juara 2 Hafalan Surat Pendek.
* 2024: Juara 1 Lomba Busana Tingkat Kota Sukabumi.
* 2024: Juara 1 Lomba Busana Syar’i Tingkat Kota Sukabumi.
* 2025: Juara 1 Pasanggiri Jaipong Tunggal Tingkat Jawa Barat (Kategori A) Ramayana.
* 2025: Juara 2 Lomba Tari Tradisional Citimall Kota Sukabumi.
* 2026: Juara 1 Piala Walikota Bogor (Lomba Tari Kreasi BTM).
* 2026: Juara 1 Pasanggiri Kategori A (HUT PWI ke-80 Bogor).(Sally)







Tinggalkan Balasan