Suasana Khidmat di Masjid Raya Bogor: 444 Jemaah Haji Resmi Bertolak ke Tanah Suci

Bogor, Infobogor.net – Suasana khidmat bercampur haru menyelimuti Masjid Raya Kota Bogor pada Sabtu (2/5/2026), saat Pemerintah Kota Bogor melepas secara resmi 444 Calon Jemaah Haji (CJH) kelompok terbang (kloter) perdana.
Prosesi pelepasan ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, bersama Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil. Hadir pula jajaran pejabat daerah serta tokoh agama yang ikut memberikan doa restu kepada para tamu Allah tersebut.
Dalam sambutannya, Dedie A. Rachim menitipkan pesan agar para jemaah senantiasa menjaga kondisi fisik di tengah padatnya rangkaian ibadah di Tanah Suci.
”Kami berharap seluruh jemaah haji Kota Bogor dapat menjalankan ibadah dengan lancar, menjaga kesehatan, serta kembali ke tanah air dengan selamat dan menjadi haji yang mabrur,” ujar Dedie.
Senada dengan Wali Kota, Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil, menekankan pentingnya aspek kebersamaan. Ia mengingatkan jemaah untuk saling menjaga satu sama lain dan patuh terhadap instruksi petugas haji di lapangan agar proses ibadah berjalan tertib.
Momen pelepasan ini menjadi puncak penantian panjang bagi para jemaah. Roelly, salah satu calon jemaah haji, tak mampu menyembunyikan rasa syukurnya. Setelah bertahun-tahun menunggu giliran, ia akhirnya bisa menginjakkan kaki ke Baitullah.
”Alhamdulillah, akhirnya saya bisa berangkat haji tahun ini. Semoga diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah,” ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.
Pemkot Bogor memastikan bahwa seluruh jemaah yang berangkat telah melalui tahapan persiapan yang sangat matang, meliputi:
Bimbingan Manasik Haji: Pembekalan tata cara ibadah sesuai syariat.
Pemeriksaan Kesehatan: Memastikan kondisi fisik jemaah prima menghadapi perbedaan cuaca.
Koordinasi Petugas: Pendampingan penuh selama di perjalanan hingga di Arab Saudi.
Sesuai jadwal, para jemaah haji asal Kota Bogor ini direncanakan akan tiba kembali di tanah air pada 12 Juni 2026.
Acara ditutup dengan doa bersama dan tradisi bersalaman yang diiringi isak tangis bahagia dari keluarga yang melepas.
Keberangkatan ini diharapkan tidak hanya menjadi perjalanan spiritual pribadi, tetapi juga membawa keberkahan bagi masyarakat Kota Bogor sekembalinya mereka nanti.(Sally)







Tinggalkan Balasan