IPB University Raih Juara Umum Program Mahasiswa Berdampak 2025

Bogor, Infobogor.net – IPB University kembali mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat nasional dengan meraih Juara Umum Program Mahasiswa Berdampak Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Tahun 2025.
Kegiatan yang diselenggarakan di Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta tersebut menjadi ajang apresiasi bagi mahasiswa dan perguruan tinggi yang mampu menghadirkan program inovatif, aplikatif, serta berdampak nyata bagi masyarakat.
Capaian ini semakin menegaskan komitmen IPB University dalam mengembangkan pendidikan tinggi yang tidak hanya berorientasi pada keunggulan akademik, tetapi juga kontribusi sosial, inovasi teknologi, dan pemberdayaan masyarakat.
Dalam ajang tersebut, IPB University berhasil meraih lima penghargaan sekaligus, yaitu Juara 2 Poster Terbaik, Juara 1 Video Terbaik, Juara 2 Inovasi Teknologi Terbaik, Juara 1 Dosen Inspiratif, dan Juara Umum Mahasiswa Berdampak 2025.
Keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa program yang dijalankan IPB University tidak hanya unggul dari sisi gagasan dan inovasi, tetapi juga kuat dalam aspek komunikasi publik, dokumentasi kegiatan, penerapan teknologi, serta pendampingan dosen dalam menggerakkan mahasiswa dan masyarakat.
Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara mahasiswa, dosen, dan masyarakat mampu menghasilkan program yang relevan dengan kebutuhan di lapangan.
Tim IPB University melaksanakan program pemberdayaan masyarakat di Desa Sangrawayang, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi melalui kegiatan bertajuk “Penerapan Inovasi Atraktor Cumi-Cumi dan Produk Zero Waste di Desa Sangrawayang dalam Mewujudkan Ekosistem Bisnis Menuju Ekonomi Biru.”
Program tersebut dirancang untuk menjawab berbagai tantangan masyarakat pesisir melalui penerapan inovasi teknologi perikanan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pengembangan usaha berbasis potensi lokal. Mitra program ini adalah para nelayan dan Karang Taruna Desa Sangrawayang yang berperan aktif dalam pelaksanaannya.
Melalui penerapan atraktor cumi-cumi, program ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas tangkapan nelayan secara lebih terarah, efisien, dan berkelanjutan. Selain itu, pengembangan produk zero waste berbasis cumi-cumi menjadi langkah strategis dalam menciptakan nilai tambah ekonomi, mengurangi limbah hasil perikanan, serta membuka peluang usaha baru bagi masyarakat, khususnya generasi muda.
Program ini didampingi oleh para pembimbing, yakni Muh Faturokhman, S.Pt., M.Si., Prof. Mulyono, dan Dr. Roza Yusfiandayani, yang berperan dalam proses perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi kegiatan.
Ketua Tim, Muh Faturokhman, menegaskan bahwa kemenangan IPB University dalam program ini bukan sekadar simbol prestasi, melainkan bukti bahwa inovasi perguruan tinggi dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
“Kemenangan ini bukan hanya sebatas simbolitas, tetapi harus benar-benar berdampak nyata bagi masyarakat. Inovasi atraktor cumi-cumi dan pengolahan cumi-cumi diharapkan mampu meningkatkan ekonomi nelayan sekaligus mendorong ekosistem bisnis masyarakat pesisir menuju ekonomi biru,” ujarnya. (*)







Tinggalkan Balasan