Bogor,Infobogor.net – Dalam upaya memperluas wawasan global dan mempererat persaudaraan internasional, Gerakan Pramuka Kota Bogor sukses menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Get To Know Singapore Scout”. Acara yang berlangsung interaktif ini digelar di Aula Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, pada Minggu (28/6/2026).

​Kegiatan strategis ini merupakan hasil kolaborasi apik antara Gugus Depan SMP Pesat Bogor bersama Kwartir Ranting (Kwarran) Bogor Barat. Tercatat, sebanyak 123 peserta antusias mengikuti jalannya acara.

Menariknya, gaung kegiatan ini tidak hanya memikat anggota Pramuka dari dalam Kota Bogor saja, melainkan juga menarik minat peserta dari Kabupaten Bogor hingga Provinsi Lampung.

​Untuk memberikan gambaran nyata mengenai kepanduan internasional, panitia menghadirkan langsung anggota Pramuka Singapura, Kak Siva, bersama dua rekannya, Kak Rachel dan Kak Dilla.

Momentum ini menjadi ajang penting untuk saling bertukar informasi mengenai perkembangan dunia kepanduan di Singapura (The Singapore Scout Association) dan Gerakan Pramuka di Indonesia, khususnya di Kota Bogor.

​Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Bogor yang diwakili oleh Kak Irwan Suratin didampingi Kak Teti Marlina, menyampaikan apresiasi yang sangat tinggi atas inisiatif kolaboratif ini. Menurutnya, perjumpaan lintas negara seperti ini menjadi katalisator penting dalam membentuk karakter tunas bangsa yang berwawasan internasional.

​”Kami sangat bangga dengan sinergi yang ditunjukkan oleh SMP Pesat dan Kwarran Bogor Barat. Melalui program Get To Know Singapore Scout ini, adik-adik Pramuka kita tidak hanya belajar bahasa dan budaya baru, tetapi juga membuka cakrawala mereka tentang bagaimana kepanduan di luar negeri bergerak. Ini adalah langkah nyata dalam menerapkan prinsip Scout Brotherhood (persaudaraan Pramuka) tanpa sekat geografis,” ujar Kak Irwan Suratin yang diaminkan oleh Kak Teti Marlina, Minggu (28/6).

​Senada dengan hal tersebut, perwakilan dari Kwarran Bogor Barat, Kak M. Wahjudi, menekankan pentingnya adaptasi dan penyerapan metode positif dari sistem kepanduan negara jiran. Pihaknya berharap interaksi langsung ini mampu memotivasi para peserta untuk terus meningkatkan kapasitas diri.

​”Kehadiran kakak-kakak dari Singapura memberikan warna baru bagi pembinaan di tingkat ranting. Kami di Kwarran Bogor Barat melihat antusiasme yang luar biasa dari 123 peserta yang hadir. Pertukaran informasi ini sangat mahal nilainya, terutama dalam memicu motivasi adik-adik agar berani melangkah dan berpikir secara global,” jelas Kak M. Wahjudi yang turut didampingi oleh Pelatih Kwarran, Kak Fahri.

​Di tingkat gugus depan, Pembina SMP Pesat Bogor, Kak Busro, mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran acara yang diinisiasi oleh sekolahnya. Ia memaparkan bahwa persiapan matang bersama Kak Rangga dan Kak Sausan terbayar tuntas dengan tingginya partisipasi peserta dari berbagai daerah.

​”Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa Pramuka di pangkalan sekolah mampu membuat gebrakan berskala internasional. Kami dari pembina SMP Pesat berharap pengalaman berinteraksi dengan Pramuka Singapura ini membekas di hati para peserta dan melahirkan kader-kader Pramuka yang siap bersaing di era global,” tutur Kak Busro.

​Sementara itu, perwakilan Pramuka Singapura, Kak Siva, mengaku sangat terkesan dengan sambutan hangat dan energi positif yang ditunjukkan oleh para anggota Gerakan Pramuka di Bogor. Ia melihat ada semangat gotong royong dan kedisiplinan yang luar biasa dari seluruh peserta yang hadir.

​”Kami merasa sangat terhormat bisa berbagi cerita tentang kepanduan Singapura di sini. Sambutan dari Pramuka Kota Bogor, Kabupaten Bogor, bahkan yang jauh-jauh dari Lampung, sangat luar biasa. Pramuka Indonesia memiliki energi dan semangat kebersamaan yang sangat kuat. Kami berharap persahabatan ini akan terus berlanjut di masa depan,” ungkap Kak Siva dengan penuh semangat.

​Seluruh rangkaian acara berjalan dengan sangat interaktif, diisi dengan sesi diskusi, tanya jawab mengenai kecakapan pandu, hingga dinamika kelompok. Acara yang berlangsung khidmat dan penuh keakraban ini ditutup dengan sesi foto bersama serta prosesi pertukaran cinderamata sebagai simbolis eratnya tali persahabatan antara Pramuka kedua negara.(Sally)