Bogor, Infobogor.net – Ketegangan dan kesedihan mendalam menyelimuti lingkungan RT 06/03, Kelurahan setempat, usai tersiarnya kabar bahwa salah satu warga terbaik mereka, Fery Irawan, menjadi korban dalam kecelakaan pesawat yang terjadi baru-baru ini.

Hingga saat ini, pihak keluarga dan tetangga masih menanti kepastian terkait keberadaan Fery yang belum ditemukan, sembari terus memanjatkan doa untuk mukjizat.

Ketua RT 006, Ari Fakhrizal, mengungkapkan rasa kehilangan yang besar atas musibah yang menimpa warganya tersebut. Di mata warga, Fery dikenal sebagai sosok yang religius dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi.

“Pak Fery itu orangnya sangat baik, ramah, dan aktif bermasyarakat. Dulu sebelum sibuk pekerjaan, beliau sering sekali ikut kegiatan warga dan aktif di masjid,” kenang Ari saat ditemui di kediamannya, Minggu (18/1/2026).

Ari menceritakan, frekuensi pertemuan Fery dengan warga memang mulai berkurang sejak ia menjabat sebagai pengawas. Tuntutan profesi membuatnya harus sering berpindah tugas ke luar daerah dan hanya memiliki waktu singkat untuk pulang ke rumah setiap akhir pekan.

“Biasanya beliau baru sampai rumah hari Minggu, tapi sorenya sudah harus berangkat lagi untuk tugas luar daerah,” tuturnya.

Meski jarang berada di rumah, Fery dikenal sebagai ayah yang sangat peduli. Pesan terakhir yang sering ia sampaikan kepada pengurus lingkungan adalah menitipkan kedua anak laki-lakinya yang masih duduk di bangku SMP dan SD agar dipantau saat bermain. Hal ini dilakukan karena ia merasa jarang bisa mendampingi mereka secara langsung.

Kenangan manis juga membekas saat Fery dipercaya menjadi Ketua Panitia Qurban pada tahun 2018 lalu. Saat itu, ia menunjukkan dedikasi luar biasa dan merangkul seluruh warga untuk menyukseskan kegiatan tersebut.

Kabar duka ini pertama kali terkonfirmasi pada Sabtu sore sekitar pukul 17.00 WIB melalui informasi dari seorang pejabat Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang juga bertetangga dengan korban.

“Informasi yang masuk menyebutkan salah satu manifes penumpang atas nama Fery Irawan. Kami semua sangat terkejut,” jelas Ari dengan nada bergetar.

Saat ini, kediaman Fery tampak sepi karena pihak istri dan anak-anaknya tengah berada di Bekasi untuk menunggu kabar resmi dari posko pencarian. Seluruh tetangga di RT 06/03 kini hanya bisa memberikan dukungan moral dan berharap ada titik terang dalam waktu dekat.

“Kami sebagai tetangga terdekat sangat berharap beliau segera ditemukan. Kami terus mendoakan agar keluarga diberikan kesabaran dan ketabahan yang luar biasa menghadapi ujian ini,” pungkas Ari.(Sally)