Bogor,Infobogor.net – Universitas Pakuan (Unpak) terus memperkuat internasionalisasi pendidikan dengan menjadikan Program Student Mobility sebagai program berkelanjutan.

Langkah tersebut diwujudkan melalui pelepasan tujuh mahasiswa yang akan mengikuti pembelajaran di Rajamangala University of Technology Krungthep (RMUTK), Thailand.

Program ini menjadi bagian dari strategi Unpak dalam memperluas jejaring internasional, meningkatkan kompetensi global mahasiswa, serta memperkuat kolaborasi akademik dengan perguruan tinggi di luar negeri.

Sebanyak 7 mahasiswa yang didelegasikan dalam Program Student Mobility ke Thailand, di antaranya:

1. Hasan Hiawatha Rifai – Ilmu Hukum

2. Tanti Handayani – Ilmu Hukum

3. Felicia Dewi Harjono – Bisnis Digital

4. Deisya Aurelie Tsaabitha – Pendidikan Bahasa Inggris

5. Nayla Rizqya – Pendidikan Bahasa Inggris

6. Dwi Nur Riski Liani – Pendidikan Bahasa Inggris

7. Razgya Pratami Raditya – Pendidikan Bahasa Inggris

Dalam sambutannya, Wakil Rektor I Bidang Akademik Unpak, Prof. Eri Sarimanah, menyampaikan bahwa pelepasan mahasiswa bukan sekadar seremoni keberangkatan, melainkan momentum penting yang menunjukkan langkah nyata Unpak dalam memperkuat kerja sama internasional di bidang pendidikan.

Menurutnya, program student mobility merupakan bagian dari transformasi pendidikan tinggi yang mendorong mahasiswa untuk belajar melampaui batas ruang kelas maupun batas negara.

Ia menjelaskan bahwa program internasional di RMUTK menekankan pengalaman belajar yang aplikatif, kolaboratif, serta berorientasi global.

“Hari ini bukan sekadar seremoni keberangkatan. Ini adalah momentum penting yang menandai langkah nyata Universitas Pakuan dalam memperluas jejaring internasional dan menghadirkan pengalaman pembelajaran global bagi mahasiswa. Program student mobility menjadi bagian dari transformasi pendidikan tinggi yang mendorong mahasiswa untuk belajar melampaui batas ruang kelas dan batas negara,” ujar Prof. Eri.

Ia menegaskan bahwa mahasiswa yang mengikuti program tersebut merupakan duta akademik Unpak sekaligus representasi generasi Indonesia yang unggul.

Oleh Karena itu, mereka diharapkan mampu membawa nama baik universitas, budaya bangsa, serta karakter insan akademik yang berintegritas selama berada di luar negeri.

Prof. Eri berharap para mahasiswa tidak hanya memperoleh pengayaan akademik selama mengikuti program di Thailand, tetapi juga mampu meningkatkan kemampuan komunikasi internasional, memperluas jejaring persahabatan lintas negara, memperkuat kemampuan beradaptasi, serta membangun wawasan global.

“Kami berharap selama mengikuti program ini, saudara tidak hanya memperoleh pengayaan akademik, tetapi juga mengembangkan kemampuan komunikasi internasional, memperluas jejaring persahabatan lintas negara, memperkuat adaptabilitas, serta membangun wawasan global yang sangat dibutuhkan pada era saat ini,” katanya.

Ia meyakini pengalaman internasional tersebut akan menjadi bekal berharga dalam membentuk lulusan Unpak yang unggul, adaptif, memiliki daya saing global, sekaligus tetap berakar pada nilai-nilai kebangsaan.

Di akhir sambutannya, Prof. Eri menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan Program Student Mobility, termasuk mitra Unpak di Thailand yang telah membuka ruang kolaborasi internasional.

“Selamat mengikuti Program Student Mobility. Berangkatlah dengan semangat, belajar dengan sungguh-sungguh, dan kembalilah dengan membawa pengalaman, jejaring, serta inspirasi untuk kemajuan Universitas Pakuan dan Indonesia,” tutupnya.

Selain itu, para mahasiswa tersebut mendapatkan arahan dari Wakil Rektor II Bidang SDM dan Keuangan Dr. Griet Helena Laihad, serta beberapa pimpinan fakultas di Unpak.(Sally)