Bogor,Infobogor.net – Kawasan kuliner Taman Heulang, Tanah Sareal, Kota Bogor kembali kedatangan tempat nongkrong baru yang siap memanjakan para pecinta kopi. Menakar Coffee, brand kedai kopi asal Yogyakarta, secara resmi membuka cabang terbarunya di Jalan Beo, Taman Heulang, Sabtu (7/11/2026).

​Kehadiran Menakar Coffee tidak hanya memperkaya pilihan tempat bersantai warga Bogor, tetapi juga memperkuat posisi Kota Bogor sebagai surga destinasi bisnis food and beverage (F&B) yang terus tumbuh pesat.

​Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Bogor, Arwinsyah Putra, yang hadir langsung dengan gunting pita bersama owner saat meresmikan grand opening, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas ekspansi bisnis yang dilakukan Menakar Coffee di Kota Hujan.

​”Hari ini kita hadir dalam Grand Opening Menakar Coffee Bogor. Kedai ini pusatnya di Jogja, dan Alhamdulillah hari ini resmi membuka cabangnya di Kota Bogor. Kehadiran Menakar Coffee tentu menambah nilai investasi yang masuk dan menggerakkan roda ekonomi daerah. Kadin sangat mengapresiasi keberanian serta semangat para pengusaha muda yang terus meramaikan geliat ekonomi Kota Bogor,” ujar Arwinsyah Putra di lokasi acara, Sabtu (7/11).

​Arwinsyah menegaskan bahwa sektor kuliner, khususnya restoran dan coffee shop, saat ini menjadi leading sector atau penyokong utama pertumbuhan ekonomi daerah di Kota Bogor. Menurutnya, pertumbuhan tempat nongkrong di area strategis seperti Taman Heulang dan Jalan Beo membuktikan tingginya daya tarik investasi kota ini.

​Guna menjaga iklim investasi tetap kondusif, Arwinsyah turut mendorong kemudahan perizinan bagi para pelaku usaha serta menyarankan adanya ruang dialog yang lebih intensif antara pengusaha dan pemerintah daerah.

​”Pemerintah Kota Bogor pada dasarnya sudah sangat terbuka (welcome) terhadap para investor. Namun, tentu perlu ada ruang duduk bersama, misalnya melalui forum Focus Group Discussion (FGD) berkala antara pelaku usaha dan Pemkot selaku pembuat regulasi. Pelaku usaha pun harus tetap mematuhi aturan yang berlaku. Pesan saya dari Kadin, tetap optimis dan semangat. Mari bersama-sama membawa Bogor semakin maju, serta ajak masyarakat untuk terus mendukung brand-brand lokal,” tegas Arwinsyah.

​Sementara itu, Owner Menakar Coffee Bogor, Andera, mengungkapkan bahwa kehadiran Menakar Coffee di Kota Bogor bukan untuk bersaing secara tidak sehat, melainkan untuk saling melengkapi dan meramaikan ekosistem kuliner yang sudah ada di kawasan Taman Heulang.

​”Kami datang dari Jogja ke Bogor bukan untuk bersaing, melainkan untuk meramaikan dan tumbuh bersama ekosistem kuliner di sini. Kami berharap Menakar Coffee bisa diterima dengan hangat oleh warga Bogor dan para pecinta kopi,” tutur Andera.

​Menakar Coffee membawa konsep unik yang membedakannya dari kedai kopi pada umumnya. Kedai ini mengusung keunggulan pada sajian manual brew dengan ragam pilihan biji kopi berkualitas bagi penikmat kopi otentik seperti V60. Tak hanya itu, bagi pengunjung yang menyukai varian kopi manis dan creamy, Menakar Coffee menghadirkan menu andalan yang unik.

​”Spesial di sini kita berani menonjolkan manual brew, jadi bagi yang suka V60 atau eksplorasi biji kopi tanpa mesin espresso, kami sediakan banyak varian. Sedangkan untuk yang suka rasa creamy, kita punya menu unik namanya Kopi Bojo (berondong jagung), racikan kopi dengan sensasi rasa popcorn yang gurih dan manis,” jelas Andera.

​Menakar Coffee Bogor menawarkan ruang yang nyaman dengan patokan harga yang ramah di kantong (affordable) untuk semua kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa, hingga pekerja kantor.

Kedai ini beroperasi setiap hari mulai pukul 07.00 WIB pagi hingga 23.00 WIB malam, menjadikannya pilihan tepat baik untuk sarapan kopi pagi maupun tempat berkumpul malam hari.(Sally)