Estafet Kepemimpinan Dimulai: Musran Pramuka Tanah Sareal Siap Lahirkan ‘Kwarran Award’

Bogor,Infobogor.com – Musyawarah Ranting (Musran) Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka Tanah Sareal Kota Bogor resmi dibuka pada Rabu, 24 Juni 2026.
Berlokasi di Sport Center SMK Permata, agenda tertinggi di tingkat ranting ini mengusung misi krusial, mulai dari penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus periode 2023–2026 hingga penyusunan rencana strategis dan pemilihan Ketua Kwarran baru untuk masa bakti 2026–2029.
Acara dibuka secara resmi oleh Ketua Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran) Tanah Sareal, Kak Rokib, yang ditandai dengan pembacaan basmalah.

Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Ketua (Waka) Bina Muda Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Bogor Kak Herry, jajaran Mabiran, Majelis Pembimbing Kelurahan (Mabilur), Majelis Pembimbing Gugus Depan (Mabigus), para pembina pramuka, serta perwakilan Dewan Kerja Ranting (DKR) Tanah Sareal.
Dalam sambutannya, Ketua Mabiran Tanah Sareal, Kak Rokib, menegaskan bahwa Musran merupakan roh sekaligus momentum tertinggi bagi keberlangsungan organisasi di tingkat kecamatan. Berdasarkan amanat Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka, Musran memegang tiga agenda utama yang sangat menentukan arah pembinaan generasi muda ke depan.
”Agenda pertama adalah evaluasi kegiatan yang telah lalu, kedua adalah memilih estafet kepemimpinan baru untuk tiga tahun ke depan, dan yang ketiga adalah merencanakan program kerja berikutnya. Kita berharap melalui musyawarah ini lahir para pemimpin yang amanah dan kompetibel,” ujar Kak Rokib di hadapan ratusan peserta yang mewakili gugus depan SD, MI, SMP, MTs, SMA, hingga Aliyah di wilayah Tanah Sareal, Rabu (24/6).
Kak Rokib juga mengapresiasi tingginya kehadiran unsur kewilayahan, di mana 9 dari 11 Kelurahan di Tanah Sareal turut hadir mendampingi jalannya sidang.
Ia mengingatkan pentingnya struktur kepramukaan yang rapi sebagai satu-satunya organisasi pandu formal yang wajib ada di lingkungan sekolah untuk membentuk karakter kepemimpinan.
Sementara itu, Waka Bina Muda Kwarcab Kota Bogor, Kak Herry, memberikan catatan strategis mengenai pentingnya peran Pramuka dalam menyiapkan mental generasi muda agar siap bersaing di masa depan.
Menyoroti fenomena seleksi masuk sekolah dan perguruan tinggi yang kian kompetitif, Kak Herry meminta para pembina dan Mabigus untuk tidak sekadar melatih keterampilan kepramukaan fisik, melainkan fokus pada pengembangan diri (self-development) dan mental kompetitif anak didik.
”Tugas orang tua di rumah dan guru serta pembina di sekolah adalah menciptakan ekosistem yang melatih anak-anak untuk berani bersaing secara sehat. Berikan mereka ruang lewat lomba-lomba dan asah bakat non-akademik mereka. Di tingkat perguruan tinggi nanti, tidak ada lagi jalur domisili lokal, mereka harus siap bertempur dengan kemampuan terbaik melawan lulusan dari seluruh Indonesia,” tegas Kak Herry.
Lebih lanjut, Kak Herry menantang pengurus Kwarran Tanah Sareal yang baru untuk mempertahankan prestasi serta membuat indikator kinerja yang terukur demi mendongkrak kualitas ranting. Salah satu program konkret yang diwacanakan adalah pengadaan instrumen “Kwarran Award” sebagai bentuk apresiasi berkala bagi gugus depan yang aktif dan berprestasi.
Musran Kwarran Tanah Sareal ini diharapkan mampu menghasilkan mufakat terbaik, menjaga kesinambungan roda organisasi yang sehat, serta melahirkan program kerja tiga tahunan yang adaptif terhadap tantangan zaman bagi kemaslahatan generasi muda di wilayah Kecamatan Tanah Sareal.(Sally)







Tinggalkan Balasan